Categories
Aktivitas Perusahaan Artikel Konstruksi Referensi Proyek

FRP (Fiber Reinforced Polymer) Pada Perkuatan Struktur Bangunan

FRP (Fiber Reinforced Polymer) adalah material komposit yang terbuat dari polimer matriks sebagai metode perkuatan struktur bangunan.

Guna meningkatkan kekuatan elemen struktur suatu bagunan agar sanggup menopang beban sesuai yang diharapkan, istilah perkuatan struktur bangunan pun dikenal. Untuk memperkuat struktur konstruksi, terdapat beberapa metode yang bisa dipakai. Beberapa di antaranya adalah concrete jacketing atau menyelimuti beton yang ada dengan beton tambahan dan FRP (Fiber Reinforced Polymer) atau menyelubungi struktur beton dengan material ringan komposit.

Dalam pembahasan kali ini, kami akan menjelaskan lebih jauh tentang apa itu FRP dan keunggulannya.

Pengertian FRP (Fiber Reinforced Polymer)

Fiber Reinforced Polymer atau juga dikenal sebagai Fiber Reinforced Plastic adalah material komposit yang terbuat dari polimer matriks dan diperkuat oleh serat. FRP menjadi salah satu inovasi dalam perkuatan struktur bangunan yang cukup populer karena mampu menghilangkan sifat beton yang getas menjadi struktur yang elastis atau ductile

FRP juga dinilai sebagai alternatif perkuatan eksternal yang murah tapi mampu meningkatkan kinerja pada kolom beton. Pada metode ini, dua jenis serat yang paling banyak diaplikasikan adalah Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP), Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP), dan aramid atau serat kaveler.

FRP memiliki daya tarik tujuh hingga sepuluh kali lebih besar dibandingkan baja. Pelaksanaannya di lapangan pun mudah. Selain digunakan untuk keperluan industri konstruksi, FRP juga kerap digunakan untuk keperluan alat-alat luar angkasa seperti roket, mobil, motor, ballistic armor, dan kendaraan laut seperti kapal selam.

Keunggulan FRP

Perkuatan beton yang kian populer ini memiliki beberapa kelebihan, yakni:

  1. Tidak berkarat atau tahan terhadap korosi.
  2. Dibandingkan material baja, FRP memiliki volume lebih rendah, sehingga pertambahan beban struktur beton yang diperkuat berkurang.
  3. Ukurannya yang panjang yakni mencapai seratus meter menghilangkan peluang adanya kebutuhan sambungan perkuatan.
  4. Pemasangan lebih mudah
  5. Lebih aman karena tahan panas dan tidak menghantarkan listrik kecuali bersentuhan langsung dengan baja.
  6. Lebih berkualitas dan memiliki umur panjang.

Kekurangan FRP

FRP masih jarang diproduksi di Indonesia, sehingga untuk mendapatkan material dengan kualitas tinggi harus mendatangkan terlebih dahulu dari luar negeri.

Jasa Pemasangan FRP

Apabila Anda membutuhkan jasa perkuatan struktur bangunan, Arcon aplikator FRP siap membantu. Arcon memiliki banyak pengalaman di bidang serupa. Salah satunya adalah jasa aplikator perkuatan beton dan spesialis perkuatan struktur pada proyek Rehabilitasi Gedung IAIN Ambon.

Selain aplikator FRP, Arcon juga berpengalaman di jasa konstruksi lainnya seperti waterproofing, floor-hardening, epoxy, PU flooring, ground consolidation, shotcrete, hingga penyediaan material kimia konstruksi. 

Ingin bekerja sama dengan kami? Jangan ragu untuk menghubungi kami. Tim marketing kami akan segera merespons.

Mobile: 0812-1049-512

Email: kontak@arcon.id

Telepon: (021)-8473512

Semoga pembahasan tentang FRP (Fiber Reinforced Polymer) pada perkuatan struktur bangunan di atas bermanfaat. Untuk jasa aplikator FRP, selalu percayakan pada Arcon.

2 replies on “FRP (Fiber Reinforced Polymer) Pada Perkuatan Struktur Bangunan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Chat via WA
Anda butuh bantuan?
Hello,
Apa yang bisa kami bantu?